Posbindu PTM merupakan wujud peran serta masyarakat dalam kegiatan deteksi dini, pemantauan dan tindak lanjut dini faktor resiko Penyakit Tidak Menular secara mandiri dan berkesinambungan. Posbindu PTM menjadi salah satu bentuk upaya kesehatan masyarakat (UKM) yang selanjutnya berkembang menjadi upaya kesehatan bersumber daya masyarakat (UKBM).
Perhatian terhadap Penyakit Tidak Menular semakin hari semakin meningkat karena semakin meningkatnya frekuensi kejadiannya di masyarakat. Peningkatan pendapatan perkapita dan perubahan gaya hidup terutama di kota-kota besar menyebabkan peningkatan prevalensi penyakit degeneratif seperti Penyakit Jantung Koroner, Hipertensi, Hiperlipidemia, Diabetes Mellitus dan lain – lain. Faktor resiko PTM antara lain kurang aktivitas fisik, diet yang tidak sehat dan tidak seimbang, merokok, konsumsi alkohol, obesitas, hiperglikemia, hipertensi dan hiperkolesterol yang sebenarnya bisa dicegah dengan GERMAS. Mengingat perubahan gaya hidup dan prevalensi faktor risiko PTM cenderung meningkat di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kacang Pedang sehingga berdampak pada peningkatan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat PTM.
Oleh karena itu dalam upaya memaksimalkan Promosi Kesehatan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular, UPTD Puskesmas Kacang Pedang membuat Inovasi SATAM PAK SOMAD merupakan bentuk inovasi daerah dengan Inisiator Erniati, A.Md.Kep sebagai penanggungjawab program Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
Adapun tujuan dibentuknya Inovasi Satam Pak Somad ini Terlaksananya pencegahan dan pengendalian faktor resiko PTM berupa deteksi dini faktor resiko PTM, monitoring faktor resiko PTM dan tindak lanjut dini. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat (khususnya laki-laki) berusia 15 s/d 59 tahun yang memiliki atau tidak memiliki faktor resiko penyakit tidak menular (PTM). Kegiatan ini dilakukan di masjid wilayah kerja Puskesmas yang mengadakan sholat jumat, antara lain masjid Oemar Bakrie, Kemas Adil, Al Aziz dan Asy-Syukur.

Kegiatan Inovasi Satam Pak Somad dilaksanakan 4 kali dalam satu tahun di wilayah kerja UPTD Puskesmas Kacang Pedang meliputi pemeriksaan status gizi PTM dengan melakukan penimbangan berat badan, tinggi badan, lingkar perut, IMT, tekanan darah serta pemeriksaan gula darah (GDS). Selain pemeriksaan kesehatan juga dilaksanakan konsultasi kesehatan untuk memberikan konseling tentang penyakit yang diderita. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, penderita yang perlu pengobatan akan dilakukan rujukan ke puskesmas.
“Mari Menuju Masa Muda Sehat, Hari Tua Nikmat dengan Pemeriksaan Kesehatan Rutin dan Perilaku CERDIK”
Melalui kegiatan Inovasi SATAM PAK SOMAD
diharapkan terbangun kesadaran masyarakat terhadap ancaman penyakit tidak menular yang kian mengkhawatirkan dimasa mendatang karena berdampak terhadap peningkatan beban pembiayaan dan dapat menganggu pertumbuhan ekonomi negara. Efektif dan efisiensinya penyelengaraan SATAM PAK SOMAD memerlukan dukungan baik dari penentu kebijakan, fasilitas dari pengelola program kesehatan maupun pembinaan kesinambungan dari pembina multi sektor maupun kelompok masyarakat potensial termasuk organisasi sosial masyarakat yang tentunya dengan memperhatikan masalah dan potensi spesifik lokal..

